Newest Post
// Posted by :Bella Aisya
// On :Jumat, 10 April 2015
Jika kita sering menonton
anime, pasti ada yang suka hanya pada jenis anime tertentu, ada yang suka robot
robotan, ada yang suka drama cinta/komedi, ada pula yang sedikit sedikit
menyinggung unsur kedewasaan. Dan bisa juga dikelompokkan lain seperti suka
dengan anime serial, atau yang berdurasi pendek saja, semua tergantung selera
masing masing.
Nah, artikel berikut ini
akan membuka sedikit pengetahuan mengenai jenis, kategori, dan genre apa saja
yang secara umum ada di dunia anime. Kita mulai dengan Jenis anime.
I. BERDASARKAN JENIS
PRODUKSI
Secara garis besar,
berdasarkan jenis produksinya, anime terbagi menjadi 3 jenis :
1. Movies
Jenis ini umum hanya
dijumpai di bioskop dan cenderung mewakili anime dengan biaya produksi paling
tinggi dan juga secara umum merupakan jenis dengan kualitas gambar paling
bagus. Kadang-kadang anime juga hanya dijumpai di festival film atau festival
animasi dan biasanya durasinya lebih pendek dan terkadang rendah biaya
produksinya.
2. OVA
Atau disebut sebagai
Original Video Animation. Kadang OVA mirip dengan serial-mini. OVA paling tidak
berdurasi 2 episode, dan kadang paling banyak mencapai 20 episode. Kebanyakan
OVA dirilis dalam bentuk video, tetapi kadang-kadang juga ditayangkan di televisi,
televisi kabel atau televisi satelit. OVA juga dikenal dengan sebutan lain, OAV
(Original Animated Video). Sebagai aturan yang umum, OVA cenderung juga
berkualitas gambar yang tinggi mendekati kualitas Movie.
3. TV Seri
Jenis TV Seri ini
disindikasikan dan ditayangkan di televisi secara terjadwal. Umumnya kualitas
anime TV Seri lebih rendah dari OVA dan Movie. Hal ini dikarenakan dana
produksi diratakan agar episodenya menjadi banyak ketimbang difokuskan dalam
satu film atau serial pendek. Kebanyakan TV seri berdurasi 23 menit. Dibulatkan
jadi 30 menit bila ditambahkan dengan iklan iklan televisi. Kadang kadang ada
juga TV seri yang satu episodenya hanya sepanjang 12 menit sehingga dalam suatu
jam tayang bisa menayangkan 2 episode sekaligus.
Anime TV Seri biasanya
berjalan secara musiman. Satu musim penuh biasanya sebanyak 26 Episode atau
bisa juga berjalan sebanyak 13 episode. Sehingga dengan rata rata kebiasaan
itu, kebanyakan anime TV seri itu jumlah episodenya biasanya merupakan kelipatan
dari 13. Tetapi ada pula beberapa dari OVA yang sepanjang setengah musim
seperti Tenchi Muyo.
Secara struktur, semua
Anime TV seri rata rata berurut dengan pola sebagai berikut :
- Opening (Op)
- Bagian pertama sebuah
episode
- Eyecatch
—-iklan—-
- bagian kedua episode
- End & Kredit
- Preview episode
selanjutnya
”Eyecatch” pasti dijumpai
di TV Seri, bagi yang belum tau, Eyecatch itu selingan hanya beberapa detik
dari anime sesaat sebelum dan sesudah iklan. Biasanya eyecatch itu adegan yang
lucu dan konyol, atau kadang serius dengan menampilkan judul anime tersebut.
II. BERDASARKAN TARGET
PEMIRSA
Jenis anime yang
dikategorikan berdasarkan tujuan untuk pemirsa adalah :
- Shoujo (perempuan)
- Shounen (laki-laki)
- Seinen (pria dewasa)
- Josei (wanita desasa)
Tetapi dari keempat diatas,
anime lebih umum ke shounen. Sedangkan Seinen dan Josei jarang sekali terlihat,
tapi benar benar ada.
Jenis anime yang
dikategorikan berdasarkan GENRE.
a. Berikut secara
umum jenis anime yang ada :
- Shounen (untuk cowo)
- Shoujo (untuk cewe)
- Mahou Shoujo (cewe Ajaib)
- Moe (cewe lucu/imut,
romantis)
- Mecha (Giant Robo)
- Progressive (lebih
cenderung ke seninya)
b. Berikut yang agak agak
menyimpangnya:
- Shounen-ai (gay)
- Shoujo-ai (lesbian)
- Hentai / Ecchi (Erotis),
dengan sub kategori yang terkandung dalamnya antara lain : Yaoi, Yuri,
Shota¸dan lolicon.
Kategori-kategori yang kita
dengar atau lihat secara umum dan bergaya barat seperti Action, Adventure,
Komedi, Horor, Adult bisa diadaptasikan dengan kategori diatas antara lain
:
- Giant Robot, Super Robot,
dan seala robot robotan masuk ke dalam Mecha.
- Anime anime bertema
Action, Adventure, Samurai biasanya masuk ke Shounen, karena bisa dianggap
tontonan untuk laki laki, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk ke shoujo.
- Anime bertema petualangan
dan mengandung unsur magis cenderung masuk ke dalam Mahou Shoujo / Shoujo. Rata
rata pasti yang bertema magis itu char nya shoujo, jarang kan yang shounen ?
III. Dan ini berdasarkan
genrelengkap-nya:
1. Action
Sebuah karya yang biasanya
menggambarkan perkelahian, kekerasan, kekacauan, dan gerakan-gerakan cepat.
Contoh : Naruto, Air Gear,
Bleach
2. Adult
Sebuah karya yang isinya
hanya cocok untuk orang dewasa. Judul-judul yang masuk ke dalam kategori ini
biasanya berisi banyak adegan kekerasan yang intens, dan atau gambar-gambar
seksual serta ketelanjangan.
Contoh : Golden Boy,
Peridot
3. Adventure
Apabila seorang karakter
melakukan sebuah perjalanan yang panjang untuk satu dan lain hal, itu adalah
pertanda judul yang anda pilih adalah anime atau manga petualangan.
Contoh : One piece, Hunter
x Hunter, Claymore
4. Comedy
Karya dramatis yang ringan
dan seringkali humoris, mengandung sebuah resolusi, pemecahan masalah, atau
kesimpulan yang bahagia akan sebuah konflik.
Contoh : Bobobo,
Chromarthie High School, Arakawa Under Bridge
5. Doujinshi
Karya buatan fans
berdasarkan suatu anime atau manga resmi tertentu
6. Drama
Karya yang dimaksudkan
untuk menarik keluar respons emosional dari pembaca, seperti rasa sedih atau
ketegangan.
Contoh : Clannad, 5 cm per
Second, Air
7. Ecchi
Karya yang mungkin berada
di garis batas antara Hentai dan Non-hentai, ecchi biasanya menyajikan
fanservice untuk menarik kelompok fans tertentu.
Contoh : Kiss x kiss,
Magister Negima, Elfen Lied
8. Fantasy
Karya apapun yang
memasukkan unsur sihir, dunia impian, dan dongeng atau legenda.
Contoh : Ragnarok
Animation, Fairytail, .Hack
9. Gender Bender
Wanita berpenampilan dan
berpakaian seperti pria, begitu juga sebaliknya. Atau mungkin kasus lainnya
adalah wanita berubah menjadi pria, dan sebaliknya.
Contoh : Pretty Face
10. Harem
Karya di mana satu karakter
pria dikelilingi oleh banyak karakter wanita yang biasanya tertarik atau jatuh
cinta padanya.
Contoh : Love Hina,
Magister Negima
11. Hentai
Karya berbau seksual untuk
orang dewasa dengan fokus pada gambar-gambar seksual dan adegan intim.
12. Historical
Karya-karya yang berbau
sejarah.
Contoh : Samurai X, Samurai
7, Basara
13. Horror
Karya yang dipenuhi oleh
emosi-emosi seperti rasa takut, kekhawatiran, dan kebencian; emosi yang
ditimbulkan oleh sesuatu yang menakutkan atau mengejutkan.
Contoh : Nube
14. Lolicon
Anime yang
merepresentasikan ketertarikan seksual terhadap gadis di bawah umur.
15. Martial Arts
Sesuai dengan namanya,
karya apapun yang berhubungan dengan seni bela diri.
Contoh : Street Fighter
16. Mature
Cukup umur; karya yang
mungkin terlalu ekstrem untuk orang di bawah umur 17. Judul-judul yang masuk ke
dalam kategori ini bisa berisi kekerasan intens, darah, konten seksual, dan
bahasa-bahasa kasar.
17. Mecha
Karya yang melibatkan dan
berkonsentrasi pada segala jenis mesin robot yang besar.
Contoh : Gundam, Infinite
Stratos, Eureka Seven, Evangelion
18. Mystery
Biasanya peristiwa yang
tidak bisa dijelaskan terjadi, dan karakter utamanya harus melakukan segala
cara untuk mencari penyebabnya.
Contoh : Detective Conan,
Kindaichi, Detective School Q
19. Romance
Karya apapun yang
berhubungan dengan cinta.
Contoh : Clannad, Bakuman,
Kyo no Go Ni
20. School Life
Karya yang latar belakang
ceritanya berfokus pada kehidupan sekolah.
Contoh : School rumble,
Sket dance, Beelzebub
21. Sci-fi
Karya fiksi ilmiah.
Contoh : Guren Lagan,
D.Gray-man, Akira
22. Shotacon
Merepresentasikan
ketertarikan seksual terhadap laki-laki di bawah umur.
23. Shoujo
Karya yang ditujukan untuk
pembaca atau penonton wanita, biasanya melibatkan banyak romansa dan
perkembangan karakter yang kuat.
Contoh : Sahilormoon, Tokyo
Mew Mew, Candy Candy
24. Shoujo Ai
Biasa juga disebut yuri
atau karya yang berfokus pada hubungan cinta di antara wanita (lesbian), tapi
tidak terlalu ekstrem dan tidak berfokus pada hubungan intim.
25. Shounen
Karya yang ditujukan untuk
remaja, biasanya melibatkan perkelahian dan kekerasan.
Contoh : Dragon Ball, Air
Gear, Saint Seiya
26. Shounen Ai
Biasa juga disebut Yaoi
atau karya yang berfokus pada hubungan cinta di antara pria (homo), tapi tidak
terlalu ekstrem dan tidak berfokus pada hubungan intim.
27. Slice of Life
Genre yang
merepresentasikan pergulatan kehidupan sehari-hari satu atau banyak karakter di
dalam karya yang dimaksud. Biasanya karya-karya seperti ini memang terjadi di
kehidupan nyata dan mirip dengan apa yang sering kita alami.
Contoh : K-on, Bakuman, A channel
28. Sports
Karya-karya yang
berhubungan dengan kegiatan olahraga.
Contoh : Captain Tsubasa,
EyeshieJika kita sering menonton anime, pasti ada yang suka hanya pada jenis
anime tertentu, ada yang suka robot robotan, ada yang suka drama cinta/komedi, ada
pula yang sedikit sedikit menyinggung unsur kedewasaan. Dan bisa juga
dikelompokkan lain seperti suka dengan anime serial, atau yang berdurasi pendek
saja, semua tergantung selera masing masing.
Nah, artikel berikut ini
akan membuka sedikit pengetahuan mengenai jenis, kategori, dan genre apa saja
yang secara umum ada di dunia anime. Kita mulai dengan Jenis anime.
I. BERDASARKAN JENIS
PRODUKSI
Secara garis besar,
berdasarkan jenis produksinya, anime terbagi menjadi 3 jenis :
1. Movies
Jenis ini umum hanya
dijumpai di bioskop dan cenderung mewakili anime dengan biaya produksi paling
tinggi dan juga secara umum merupakan jenis dengan kualitas gambar paling
bagus. Kadang-kadang anime juga hanya dijumpai di festival film atau festival
animasi dan biasanya durasinya lebih pendek dan terkadang rendah biaya
produksinya.
2. OVA
Atau disebut sebagai
Original Video Animation. Kadang OVA mirip dengan serial-mini. OVA paling tidak
berdurasi 2 episode, dan kadang paling banyak mencapai 20 episode. Kebanyakan
OVA dirilis dalam bentuk video, tetapi kadang-kadang juga ditayangkan di
televisi, televisi kabel atau televisi satelit. OVA juga dikenal dengan sebutan
lain, OAV (Original Animated Video). Sebagai aturan yang umum, OVA cenderung
juga berkualitas gambar yang tinggi mendekati kualitas Movie.
3. TV Seri
Jenis TV Seri ini
disindikasikan dan ditayangkan di televisi secara terjadwal. Umumnya kualitas
anime TV Seri lebih rendah dari OVA dan Movie. Hal ini dikarenakan dana
produksi diratakan agar episodenya menjadi banyak ketimbang difokuskan dalam
satu film atau serial pendek. Kebanyakan TV seri berdurasi 23 menit. Dibulatkan
jadi 30 menit bila ditambahkan dengan iklan iklan televisi. Kadang kadang ada
juga TV seri yang satu episodenya hanya sepanjang 12 menit sehingga dalam suatu
jam tayang bisa menayangkan 2 episode sekaligus.
Anime TV Seri biasanya
berjalan secara musiman. Satu musim penuh biasanya sebanyak 26 Episode atau
bisa juga berjalan sebanyak 13 episode. Sehingga dengan rata rata kebiasaan
itu, kebanyakan anime TV seri itu jumlah episodenya biasanya merupakan
kelipatan dari 13. Tetapi ada pula beberapa dari OVA yang sepanjang setengah
musim seperti Tenchi Muyo.
Secara struktur, semua
Anime TV seri rata rata berurut dengan pola sebagai berikut :
- Opening (Op)
- Bagian pertama sebuah
episode
- Eyecatch
—-iklan—-
- bagian kedua episode
- End & Kredit
- Preview episode
selanjutnya
”Eyecatch” pasti dijumpai
di TV Seri, bagi yang belum tau, Eyecatch itu selingan hanya beberapa detik
dari anime sesaat sebelum dan sesudah iklan. Biasanya eyecatch itu adegan yang
lucu dan konyol, atau kadang serius dengan menampilkan judul anime tersebut.
II. BERDASARKAN TARGET
PEMIRSA
Jenis anime yang
dikategorikan berdasarkan tujuan untuk pemirsa adalah :
- Shoujo (perempuan)
- Shounen (laki-laki)
- Seinen (pria dewasa)
- Josei (wanita desasa)
Tetapi dari keempat diatas,
anime lebih umum ke shounen. Sedangkan Seinen dan Josei jarang sekali terlihat,
tapi benar benar ada.
Jenis anime yang
dikategorikan berdasarkan GENRE.
a. Berikut secara
umum jenis anime yang ada :
- Shounen (untuk cowo)
- Shoujo (untuk cewe)
- Mahou Shoujo (cewe Ajaib)
- Moe (cewe lucu/imut,
romantis)
- Mecha (Giant Robo)
- Progressive (lebih
cenderung ke seninya)
b. Berikut yang agak agak
menyimpangnya:
- Shounen-ai (gay)
- Shoujo-ai (lesbian)
- Hentai / Ecchi (Erotis),
dengan sub kategori yang terkandung dalamnya antara lain : Yaoi, Yuri,
Shota¸dan lolicon.
Kategori-kategori yang kita
dengar atau lihat secara umum dan bergaya barat seperti Action, Adventure,
Komedi, Horor, Adult bisa diadaptasikan dengan kategori diatas antara lain
:
- Giant Robot, Super Robot,
dan seala robot robotan masuk ke dalam Mecha.
- Anime anime bertema
Action, Adventure, Samurai biasanya masuk ke Shounen, karena bisa dianggap
tontonan untuk laki laki, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk ke shoujo.
- Anime bertema petualangan
dan mengandung unsur magis cenderung masuk ke dalam Mahou Shoujo / Shoujo. Rata
rata pasti yang bertema magis itu char nya shoujo, jarang kan yang shounen ?
III. Dan ini berdasarkan
genrelengkap-nya:
1. Action
Sebuah karya yang biasanya
menggambarkan perkelahian, kekerasan, kekacauan, dan gerakan-gerakan cepat.
Contoh : Naruto, Air Gear,
Bleach
2. Adult
Sebuah karya yang isinya
hanya cocok untuk orang dewasa. Judul-judul yang masuk ke dalam kategori ini
biasanya berisi banyak adegan kekerasan yang intens, dan atau gambar-gambar
seksual serta ketelanjangan.
Contoh : Golden Boy,
Peridot
3. Adventure
Apabila seorang karakter
melakukan sebuah perjalanan yang panjang untuk satu dan lain hal, itu adalah
pertanda judul yang anda pilih adalah anime atau manga petualangan.
Contoh : One piece, Hunter
x Hunter, Claymore
4. Comedy
Karya dramatis yang ringan
dan seringkali humoris, mengandung sebuah resolusi, pemecahan masalah, atau
kesimpulan yang bahagia akan sebuah konflik.
Contoh : Bobobo,
Chromarthie High School, Arakawa Under Bridge
5. Doujinshi
Karya buatan fans
berdasarkan suatu anime atau manga resmi tertentu
6. Drama
Karya yang dimaksudkan
untuk menarik keluar respons emosional dari pembaca, seperti rasa sedih atau
ketegangan.
Contoh : Clannad, 5 cm per
Second, Air
7. Ecchi
Karya yang mungkin berada
di garis batas antara Hentai dan Non-hentai, ecchi biasanya menyajikan
fanservice untuk menarik kelompok fans tertentu.
Contoh : Kiss x kiss,
Magister Negima, Elfen Lied
8. Fantasy
Karya apapun yang
memasukkan unsur sihir, dunia impian, dan dongeng atau legenda.
Contoh : Ragnarok
Animation, Fairytail, .Hack
9. Gender Bender
Wanita berpenampilan dan
berpakaian seperti pria, begitu juga sebaliknya. Atau mungkin kasus lainnya
adalah wanita berubah menjadi pria, dan sebaliknya.
Contoh : Pretty Face
10. Harem
Karya di mana satu karakter
pria dikelilingi oleh banyak karakter wanita yang biasanya tertarik atau jatuh
cinta padanya.
Contoh : Love Hina,
Magister Negima
11. Hentai
Karya berbau seksual untuk
orang dewasa dengan fokus pada gambar-gambar seksual dan adegan intim.
12. Historical
Karya-karya yang berbau
sejarah.
Contoh : Samurai X, Samurai
7, Basara
13. Horror
Karya yang dipenuhi oleh
emosi-emosi seperti rasa takut, kekhawatiran, dan kebencian; emosi yang
ditimbulkan oleh sesuatu yang menakutkan atau mengejutkan.
Contoh : Nube
14. Lolicon
Anime yang
merepresentasikan ketertarikan seksual terhadap gadis di bawah umur.
15. Martial Arts
Sesuai dengan namanya,
karya apapun yang berhubungan dengan seni bela diri.
Contoh : Street Fighter
16. Mature
Cukup umur; karya yang
mungkin terlalu ekstrem untuk orang di bawah umur 17. Judul-judul yang masuk ke
dalam kategori ini bisa berisi kekerasan intens, darah, konten seksual, dan
bahasa-bahasa kasar.
17. Mecha
Karya yang melibatkan dan
berkonsentrasi pada segala jenis mesin robot yang besar.
Contoh : Gundam, Infinite
Stratos, Eureka Seven, Evangelion
18. Mystery
Biasanya peristiwa yang
tidak bisa dijelaskan terjadi, dan karakter utamanya harus melakukan segala
cara untuk mencari penyebabnya.
Contoh : Detective Conan,
Kindaichi, Detective School Q
19. Romance
Karya apapun yang
berhubungan dengan cinta.
Contoh : Clannad, Bakuman,
Kyo no Go Ni
20. School Life
Karya yang latar belakang
ceritanya berfokus pada kehidupan sekolah.
Contoh : School rumble,
Sket dance, Beelzebub
21. Sci-fi
Karya fiksi ilmiah.
Contoh : Guren Lagan,
D.Gray-man, Akira
22. Shotacon
Merepresentasikan
ketertarikan seksual terhadap laki-laki di bawah umur.
23. Shoujo
Karya yang ditujukan untuk
pembaca atau penonton wanita, biasanya melibatkan banyak romansa dan
perkembangan karakter yang kuat.
Contoh : Sahilormoon, Tokyo
Mew Mew, Candy Candy
24. Shoujo Ai
Biasa juga disebut yuri
atau karya yang berfokus pada hubungan cinta di antara wanita (lesbian), tapi
tidak terlalu ekstrem dan tidak berfokus pada hubungan intim.
25. Shounen
Karya yang ditujukan untuk
remaja, biasanya melibatkan perkelahian dan kekerasan.
Contoh : Dragon Ball, Air
Gear, Saint Seiya
26. Shounen Ai
Biasa juga disebut Yaoi
atau karya yang berfokus pada hubungan cinta di antara pria (homo), tapi tidak
terlalu ekstrem dan tidak berfokus pada hubungan intim.
27. Slice of Life
Genre yang
merepresentasikan pergulatan kehidupan sehari-hari satu atau banyak karakter di
dalam karya yang dimaksud. Biasanya karya-karya seperti ini memang terjadi di
kehidupan nyata dan mirip dengan apa yang sering kita alami.
Contoh : K-on, Bakuman, A
channel
28. Sports
Karya-karya yang
berhubungan dengan kegiatan olahraga.
Contoh : Captain Tsubasa,
Eyeshield 21, Prince of Tennis
29. Supernatural
Karya-karya yang berisi
kekuatan-kekuatan dan kejadian luar biasa yang tidak dapat dijelaskan, serta
melanggar hukum fisika.
Contoh : Yu Yu Hakusho, Ao
no Exorcist, Fate/Stay Night
30. Yaoi
Karya yang berfokus pada
hubungan intim di antara pria.
31. Yuri
Karya yang berfokus pada
hubungan intim di antara wanita.
Dari artikel ini bisa kita
tarik kesimpulan, Jika diperhatikan, rata rata anime TV seri itu biasanya
jumlah episodenya kelipatan 13 atau mendekati dengan kelipatan 13.
Coba saja Sahabat cek
koleksi anime yang berjenis TV Seri. Misalnya: Chobits, Azumanga Daioh, Angelic
Layer, rata rata Seri Gundam
Jadi, setidaknya kita bisa
membedakan dari segi episode, mana yang TV Seri dan mana yang OVA (walau kadang
ada juga OVA yang mendekati sepanjang 13 atau 26 episode).
ld 21, Prince of Tennis
29. Supernatural
Karya-karya yang berisi
kekuatan-kekuatan dan kejadian luar biasa yang tidak dapat dijelaskan, serta
melanggar hukum fisika.
Contoh : Yu Yu Hakusho, Ao
no Exorcist, Fate/Stay Night
30. Yaoi
Karya yang berfokus pada
hubungan intim di antara pria.
31. Yuri
Karya yang berfokus pada
hubungan intim di antara wanita.
Dari artikel ini bisa kita
tarik kesimpulan, Jika diperhatikan, rata rata anime TV seri itu biasanya
jumlah episodenya kelipatan 13 atau mendekati dengan kelipatan 13.
Coba saja Sahabat cek
koleksi anime yang berjenis TV Seri. Misalnya: Chobits, Azumanga Daioh, Angelic
Layer, rata rata Seri Gundam
Jadi, setidaknya kita bisa
membedakan dari segi episode, mana yang TV Seri dan mana yang OVA (walau kadang
ada juga OVA yang mendekati sepanjang 13 atau 26 episode).